Aina Anta? (Dimana Dirimu?)
—
Rabu, 13 Juli 2011
—
Puisi
Kala
matahari tak mampu memancarkan sinarnya
Siang
menjadi gelap
Tak ada
lagi cahaya..
Ditutupi
oleh asap hitam kezoliman..
Lalu
jiwa-jiwa berlarian mencari haknya
Meminta
perlindungan…
Dimana
engkau saudaraku?
Akankah engkau terus diam?
Sementara disana saudaramu dalam
keterpurukan oleh ketidakadilan dunia..
Lalu dimana kontribusimu..??
Dia tidur beralaskan
kewaspadaan..
Diselimuti aleh bunyi ledakkan
dari tank-tank zionis yang setiap saat bisa datang membunuhnya...
Lalu dimana engkau saudaraku???
Saat saudaramu menangis karena
kebiadaban
Saat dia mencoba melawan dalam
kelemahan
Akankah engkau terus diam dalam
selimutmu?
Dia saudaraku..
Dia sudaramu..
Dia saudara kita..
Lalu….
Aina anta ya akhie…!!?
Aina anti ya ukhtie…!!?
Aina anta…!!!
Aina..? Aina..? Aina..?!!!
Wahai Islam...
Wahai jiwa-jiwa yang mengaku
merindukan syurga...
Luruskan barisanmu..
Rapatkan saff mu...
Bersama kita bebaskan
saudara kita
Bersama kita bebaskan
Palestina..
Allahu Akbar...!
Allahu Akbar...!!!
Allahu Akbar...!!!!!
Rabu, 13 Juli 2011
Ba'da Subuh di Maskam UGM
Puisi Ini dibacakan pada Rabu (13/7) pagi dalam gelar Aksi Kemanusiaan untuk Palestina sebagai bentuk dukungan terhadap misi kemanusiaan Flytilla dan Freedom Flotilla II untuk membuka blokade Gaza yg dilakukan oleh sahabat-sahabat penuh jiwa peduli yaitu sahabatku di Lembaga Dakwah Kampus (LDK) se-DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) yang tergabung dalam Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK)