Dada Untuk Bersandar
—
Kamis, 28 Mei 2015
—
Renungan
Ketika dia telah menemukan dada untuk bersandar dan itu bukan dadaku, maka satu hal yang harus dilakukan adalah berpasrah dan tawakal pada Allah bahwasanya Allah telah menyiapan yang jauh lebih bak dari yang didamba...
Rasa cinta yang dibangun oleh manusia terkadang terbesit nafsu di dalamnya. Nafsu yang dimaksud adalah ada rasa keduniaan, yakni keindahan fisik, status sosial, dan lainnya.
Kita manusia boleh saja memiliki target dan keinginan untuk meraih sesuatu tapi Allah tahu yang lebih baik untuk kita sehingga tidak ada alasan untuk mengeluh...
Ingatlah bahwa setiap dada seorang pria, telah ada wanita yang disiapkan untuk tempat bersandar untuk merasakan kenyamanan dan keamanan...
Maka dari itu, tetaplah berpikir positif kepada Allah dan lapangkanlah dadamu untuk menerima seseorang yang ditakdirkan Allah untuk. Boleh jadi engkau tidak menyukainya melebihi yang kamu harapkan. Akan tetapi bila dialah yang Allah taldirkan untukmu, maka cintailah ia dengan segenap ketulusan hatimu...
aiminluv.com
Oleh: Aimin Embisa
Jogja, 28 mei 2015 @ Rumah Makan Ayam geprek Jl Hos Cokro Aminoto
Iseng nulis saat makan malam sendirian
