Bagaimana Memilih Pasangan Hidup??
—
Sabtu, 29 September 2012
—
Renungan
Orang
perempuan itu dinikahi karena empat hal:
Yang pertama : Karena Hartanya
Yang ke dua : Karena Keturunannya
Yang Ke tiga : Karena Kecantikannya. Namun karena kamu
seorang wanita maka mungkin lebih kepada wajahnya yang memikat.
Yang ke empat : Karena Agamanya ( yang taat )
Maka pilihlah karena agamanya..
Jika
kamu memilih karena hartanya maka kamu telah memilih fitnah dunia dan cobaan.
Karena harta itu sendiri bisa menjadi fitnah juga cobaan bagimu.
Jika
kamu memilih karena keturunannya maka kamu tidak ada bedanya dengan orang-orang
yang memilih pasangan hidup karena kasta. Memang jika kamu mendengar banyak
ceramah para ustadz mereka akan menyampaikan keturunan itu penting tapi bagi
umi tidak. Seorang bayi yang lahir ke bumi tidak akan bisa memilih suku apa,
keturunan siapa, bagaimana warna kulit, rupa dan bentuk fisiknya. Namun
sesungguhnya Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Sebagian besar orang arab pada zaman dahulu mereka benar-benar menjadikan
keturunan sebagai salah satu kriteria penting dalam memilih pasangan. Bila
telah menikah dan setelah diusut silsilanya ternyata derajat suku dan keturunan
suami lebih rendah daripada isteri maka pihak keluarga perempuan akan berusaha
agar bercerai dengan alasan derajadnya berbeda. Padahal bukankah Allah telah
berfirman bahwa Masing-masing
orang memperoleh derajat sesuai dengan apa yang dikerjakannya? Allah juga
berfirman bahwa yang membedakan manusia disisi-Nya yaitu ketaqwaan. Maka yang
paling bermutu menurut-Nya yaitu orang yang paling bertaqwa.
Jika kamu memilih seseorang hanya
karena kecantikan atau ketampananya maka cintamu akan berkurang atau pudar
seiring berkurang atau pudarnya kecantikan atau ketampanan itu. Allah tidak
memandang rupa dan harta hambanya melainkan hati dan amal sebagaimana sebuah
dalil “Allah tidak memandang rupa kalian dan harta kalian, melainkan Allah
memandang hati kalian dan amal kalian”.
Dan jika kamu memilih karena agama
dan ketaatannya pada Allah, maka inilah yang akan membawamu dalam kebahagiaan.
Seorang lelaki yang taat pada Allah dia akan menuntun dan membimbingmu ke jalan
yang diridhai oleh Allah. Dia mengetahui hukum-hukum Allah tentang bagaimana
memperlakukan istri, berbuat baik kepadanya, dan menjaga kehormatan dirinya
serta agamanya, sehingga dengan demikian ia akan dapat menjalankan kewajibannya
secara sempurna di dalam membina keluarga dan menjalankan
kewajiban-kewajibannya sebagai suami, mendidik anak-anak, menegakkan kemuliaan,
dan menjamin kebutuhan-kebutuhan rumah tangga dengan tenaga dan nafkah.
Dikutip dari Novel "Dalam Dekapan Cinta" yg sementara di garap. Namun masih dihentikan dulu.. :)
